Wijaya Kusuma Flowers
Wijaya Kusuma Epiphyllum anguliger is a cactus species
A flower that blooms only at night for a duration of only one night!!
Epiphyllum oxypetalum (Dutchman's Pipe) is a species of cactus and one of the most cultivated species in the genus. It is also referred to as Night blooming Cereus and often confused with species of Selenicereus.
In Indonesia:
Wijayakusuma (Epiphyllum anguliger) is cactus kind,
Kingdom: PlantaeDivision: Magnoliophyta
Class: Magnoliopsida
Order: Caryophyllales
Family: Cactaceae
Subfamily: Cactoideae
Tribe: Hylocereeae
Genus: Epiphyllum
Species: E. anguliger
the division anthophita, Tribe opuntiales and the class dicotiledoneae.
The cactus kind was consist of around 1.500 kinds (the family).
The cactus crop could grow productively in the tropical area.
Likewise the crop wijayakusuma.
The wijayakusuma flower only bloomed several times and not all wijayakusuma could blossom easily, depended on the climate, the fertility of the land and the maintenance method.
Generally the cactus kind was difficult to be determined by his morphology, but wijayakusuma could be seen clearly which leaves part and which one of his stem part, after this crop in maturity state.
The tree trunk wijayakusuma in fact was formed from the sheet of the leaves that hardened and became smaller.
The sheet of the leaves was thin and flat, was green with the surface of the fine leaves was not thorny, it is another matter with cacti generally.
To each edge of the leaves wijayakusuma was gotten indentations that were overgrown the leaves bud or the flower.
plants had the efficacy to stifle the feeling of pain and neutralise blood clotting.
Wijayakusuma also had the power that could speed up healing the abscess wound.
The content composition of chemistry that was received to these plants did not yet have the research.
This flower only bloom starting from 9:00 pm and peak bloom on 12:oo pm
For more info about this flower:
(in English) Click Wikipedia
(in indonesia) Click Portal Iptek or Click here
See My Collection in Aurino Photos Collections
Great Stuff on CafePress
Delima (Punica Granutum L)
Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1000 mdpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam dikebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.
Berupa perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2-5 m. Batang berkayu, ranting peregi, percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua. Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengilap, panjang 1-9 cm, lebar 0,5-2,5 cm, warnanya hijau.
Bunga tunggal bertangkai pendek, keluar dari ujung ranting atau ketiak daun yang paling atas. Biasanya terdapat satu sampai lima bunga, warnanya merah, putih atau ungu. Berbunga sepanjang tahun. Buahnya buah buni bentuknya bulat dengan diameter 5-12 cm, warna kulitnya beragam eperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak-bercak yang agak menonjol berwarna lebih tua. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu atau putih.
Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah dan delima ungu. Perbanyakan dengan stek, tunas akar atau cangkok.
Sifat dan Khasiat
Sewaktu panen, buah dikumpulkan. Bijinya dikeluarkan, lalu kulitanya dijemur sampai kering. sebelum digunakan dapat disimpan dalam wadah yang tertutup baik..
Kulit buah dan bunganya merupakan astrigen kuat. rebusan keduanya bisa menghentikan perdarahan
Kulit kayu dan kulit akar mempunyai bau lemah dan rasa asam. Berkhasiat sebagai peluruh dahak, vermifuga, pencahar dan astrigen usus. Daunnya berkhasiat untuk peluruh haid.
Daging buah (daging pembungkus biji) berkhasiat penyejuk, peluruh kentut. Biji sifatnya sejuk tidak beracun, berkhasiat pereda demam, antitoksik, melumas paru, dan meredakan batuk.
Kandungan Kimia
kulit buah (shi liu pi) mengandung alkaloid pelletierene, granatin, betulic acid, ursolic acid, isoquercitrin, elligatanin, resin, triterpenoid, kalsium oksalat dan pati.
Kulit akar dan kulit kayu mengandung sekitar 20% elligatanin dan 0,5-1% senyawa alkaloid, antara lain alkaloid pelletierene (C8H14NO), pseudopelletierene (C9H15NO), metilpelletierene (C8H14NO.CH3), metilisopelletierene (C9H17NO). Daun mengandung alkaloid, tanin, kalsium oksalat, lemak, sulfur, peroksidase.
Jus buah mengandung asam sitrat, asam malat, glukosa, fruktosa, maltosa, vitamin (A,C), mineral (kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, natrium dan kalium) dan tanin.
Alkoloid pelletierine sangat toksik dan menyebabkan kelumpuhan cacing pita, cacing gelang dan cacing keremi. Kulit buah dan kulit kayu juga astrigen kuat sehingga digunakan untuk pengobatan diare.
Bagian yang digunakan
Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah kulit kayu, kulit akar, kulit buah, daun, biji dan bunganya. Kulit akar dikeringkan terlebih dulu sebelkum digunakan. Kulit buah dapat digunakan segar atau setelah dikeringkan.
Indikasi
Kulit buah (shi lu pi) digunakan untuk :
* sakit perut karena cacing,
* buang air besar mengandung darah dan lendir (disentri amoeba),
* diare kronis,
* perdarahan seperti wasir berdarah, muntah datah, batuk darah, perdarahan rahim, perdarahan rektum,
* prolaps rektum,
* radang tenggorok,
* radang telinga,
* keputihan,
* nyeri lambung,
Kulit akar dan kulit kayu digunakan untuk :
* cacingan terutama cacing pita,
* batuk,
* diare.
Bunga digunakan untuk :
* radang gusi,
* perdarahan,
* bronkhitis.
Daging buah digunakan untuk :
* menurunkan berat badan,
* cacingan,
* sariawan, tenggorokan sakit, suara parau,
* tekanan darah tinggi (hipertensi),
* sering kencing,
* rematik (artritis), dan
* perut kembung,
Biji digunakan untuk :
* menurunkan demam, batuk,
* keracunan,
* cacingan,
Cara pemakaian
Untuk obat yang diminum, rebus kulit akar atau kulit kayu yang telah dikeringkan (7g). Rebus kulit buah (10-15g). Makan buahnya (1 buah) atau dibuat jus. Bisa dicampur dengan jus wortel.
Untuk pemakaian luar, rebus kulit buah atau kulit akar, lalu gunakan airnya setelah dingin untuk kumur-kumur (gargle) pada radang gusi, sakit tenggorok, luka tersiram air panas, infeksi jamur dikaki atau disemprotkan ke liang kemaluan (vagina) pada keputihan. Gunakan jus buah delima untuk berkumur pada sariawan, radang gusi, gigi berlubang atau sebagai obat kompres pada wasir yang sedang meradang. Efek Farmakologis
* kulit akar berkhasiat peluruh cacing usus,
* kulit buah menghambat pertumbuhan basil typhoid,
* kulit buah dapat mengendalikan peyebaran infeksi virus polio, virus herpes simpleks, dan virus HIV,
Contoh pemakaian
Cacingan
* Cuci akar delima yang telah dikeringkan (7g), lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan satu gelas air selama 15 menit. Setelah dingin, saring dan minum airnya sekaligus
* Rebus kuhit dehima kering dan serbuk biji pinang (masing-masing 15 g) dengan tiga gelas air bersih. Didihkan perlahan-lahan selama satu jam. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus sebelum makan pagi.
* Campur jus buah dehima dengan jus wortel, masing-masing setengah gelas. Aduk sampai merata, lalu minum sekahigus.
* Masukkan bubuk biji delima kering (satu sendok makan) dalam segelas jus nanas yang belum terlalu masak. Aduk merata, minum sewaktu perut kosong.
Radang Gusi
Cuci bunga delima (tujuh kuntum) dengan air bersih, lalu rebus dengan segelas air bersih sampai mendidih. Setelah dingin, saring dan gunakan untuk kumur-kumur.
Perdarahan
Rebus bunga delima (20 g) dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.
Luka
Campurkan serbuk kulit buah atau bunga delima secukupnya dengan minyak wijen. Aduk merata, lalu oleskan pada bagian yang luka.
Sariawan
Ambil dua buah delima segar yang sudah masak. Ambil isi berikut bijinya, lalu tumbuk sampal halus. Tambahkan satu gelas air sambil diaduk merata, lalu saring. Gunakan airnya untuk berkumur, lalu telan. Lakukan 2-3 kali sehari, sampai sembuh.
Sering kencing
Ambil isi buah delima (yang segar dan masak, satu buah) dan segenggam kucai, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya, angkat dan dinginkan. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.
Keputihan
Rebus kulit delima kering (30 g) dan herba sambiloto kering (15 g) dengan satu liter air bersih. Biarkan sampai air rebusannya tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan bagi untuk tiga kali minum, pagi, siang, dan malam hari. Air rebusan ini juga bisa digunakan untuk cuci vagina. Khusus wanita yang sudah menikah, gunakan dengan alat semprot yang masuk ke liang vagina.
Batuk sudah berlangsung lama
Ambil sebuah delima yang belum terlalu masak. Setiap malam sebelum tidur, kunyah biji delima tersebut. Buang bijinya.
Suara serak, tenggorokan kering
Ambil sebuah delima segar, belah, dan ambil isinya. Kunyah, lalu buang bijinya. Lakukan 2--3 kali sehari.
Menurunkan berat badan
Ambil si buah delima yang masih muda (dua buah), lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan setengah cangkir air masak dan sedikit garam, remas sampai merata, lalu peras dan saring dengan kain. Minum air perasannya sekaligus. Lakukan setiap han sampal tampak hasilnya.
Disentri
Rebus kuit buah delima, krokot (Portulaca oleracea), daun sendok (Plantago mayor), dan sambiloto (Andrographis paniculata) (masing-masing 15 g) dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan bagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.
Diare kronis
Potong tipis-tipis kulit buah delima (15 g) dan buah pala (Myristica fragrans) (10 g), lalu rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sehari dua kali, masing-masing Setengah gelas.
Catatan
* Delima putih ditandal dengan bunganya yang berwarna putih dan daging buahnya yang merah pudar. Konon delima putih mengandung alkaloid yang Iebih banyak sehingga lebih disukai untuk pengobatan.
* Wanita hamil dan anak-anak jangan menggunakan tumbuhan obat ini.
* Kulit kayu dengan kandungan alkaloid pelletierine Iebih berkhasiat terhadap cacing pita (Taenia) daripada cacing gelang (Askaris). Adanya tanin dalam jumlah besar pada kulit kayu sering menyebabkan rasa mual dan muntah. Jadi sebelum minum rebusan ini, sebaiknya puasa terlebih dahulu sekitar 12 jam. Alkaloidnya sendiri, dalam bentuk tannate pada dosis pengobatan sering menimbulkan tanda-tanda keracunan, seperti pusing (vertigo), penglihatan kabur, rasa lemah, keram pada kaki, kesemutan dan kejang getar. Pada dosis toksik, menyebabkan pupil mata melebar (midrasis), lapangan pandangan menyempit, sakit kepala yang hebat, vertigo, diare, muntah, kelemahan yang berat, sampai kejang. Karena pelletierine dan isopelletierine sangat toksik, terutama yang terdapat pada kulit kayu dan kulit akarnya, penggunaan ekstrak kulit kayu dan akar delima harus mendapat pengawasan dari seorang herbalis berpengalaman.
Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Ind./Dr. Setiawan Dalimartha/Nty
Reader Feedback
-
Reply
- aurino aurino Jun 22, 2009 @ 12:33 pm | in reply to puji
- [in reply to puji] Pak Puji tinggal dimana kalau di Jawa Timur ada di Pujon Pak ... kemudai yang perlu Delima putih atau delima merah ... di JAWA TIMUR Park ada tanamannya ...
Kalau tinggal di Jakarta coba di Pasar Tanaman di Pasar Minggu ....
aurinodjamaris@gmail.com
-
Reply
- puji puji Jun 21, 2009 @ 11:11 pm
- aku butuh info tentang delima putih...dimamna aku bisa dapat beli buah delima putih.....mohon siapa yang tahu hub emailku ya....pleace !!!!
-
Reply
- kuyus kuyus Jun 5, 2009 @ 12:10 am
- bunga wijaya kusuma, bisa ditanam dari daunnya. petik saja daunnya, lalu tancapkan ke tanah yang cukup basah. Jangan lupa sinar matahari yang cukup. Saya punya banyak di rumah, ya dari hasil petikan daunnya.
-
Reply
- edi juandi edi juandi Oct 28, 2008 @ 2:43 am
- mas/mbak, aku mau menanam wijayakusumah. bagian mana yang paling mudah untuk ditanam? bisakah dari daunnya?
juandiedi@yahoo.co.id
-
Reply
- edi juandi edi juandi Oct 28, 2008 @ 2:43 am
- mas/mbak, aku mau menanam wijayakusumah. bagian mana yang paling mudah untuk ditanam? bisakah dari daunnya?
juandiedi@yahoo.co.id
- Load More
New Orbitz!
My Flickr Photos
Great Stuff on Amazon
Del.icio.us bookmarks
None
- Aurino Information Resources
- Aurino Information Resources empowers internet user by offering free resources like Accounting, Adsense, Aerobics, Affiliate, Alternative, articles, Ebooks, Ecommerce, Education, Email Marketing, Essay,Ezine, free,webmaster,resources,articles,tools,web design,aurino,
- YourTechMall.com :: Welcome
- Baby | Beauty | Books | Clothing | Computers | Electronics | Flowers | Home&Garden | Jewelry | Movies | Music | Sale | More...
- Hosting
- FREE Setup
FREE Website Builder
Domain Name - $5.00
Multi-Language Panel
Video Converter Free
- iTinySoft Total Video Converter,Visual Photo++,Magic Morph,Magic Swf2Avi,Magic Swf2Gif
- Total Video Converter---Complete Solution for Video Conversion, makeing morph video special effect and converting flash swf to avi.
None
- Indonesia - Hotels, Restaurants, Sightseeing in Indonesia - New York Times Travel
- Plan your trip to Indonesia - here the hotels
by aurino
My Name is Aurino Djamaris. I am computer consultant form Indonesia, especially on Database Management and System Information. One of my hobby is phot...
(more)

Fetching new data from eBay now... please stand by

