Menghindari Virus dari Flashdisk

Ranked #76,440 in Computers & Electronics, #1,175,824 overall | Donates to Squidoo Charity Fund

Virus Flashdisk?

Saya paling sebal kalau habis mencolokkan flashdisk saya ke komputer teman, lab, atau warnet, ternyata flashdisk saya jadi ada virusnya. Virus paling sering menyebar lewat flashdisk melalui fitur autorun di Windows. Fitur autorun ini akan aktif jika terdapat sebuah file bernama autorun.inf pada drive flashdisk kita. Padahal ada cara untuk menghindari file ini supaya komputer kita nggak kena virus dan kita juga nggak menularkan virus ke komputer orang lain.

New RSS: Add your blog

Make your own RSS module. 1. Add to your lens. 2. Paste any RSS (xml) link location into the module. 3. Select how often you want it to update. 4. Boom! Customized feeds for your topic.

Langkah 1: Matikan autoplay pada sistem Anda

Caranya klik pada Start->Run kemudian ketikkan "gpedit.msc". Pada window yang terbuka, di menu sebelah kiri pilih User Configuration -> Administrative Template -> System. Kemudian pada panel sebelah kanan cari item Turn off autoplay. Double klik pada item tersebut. Pada dialog yang baru terbuka pilih Enabled, lalu pada combo box pilih All drives. Sekarang sistem Anda tidak akan meng-autoplay flashdisk maupun CD-ROM yang Anda masukkan.

Langkah 2: Tunjukkan semua file tersembunyi

File virus, baik itu file autorun.inf maupun file executable, biasanya muncul di flashdisk Anda sebagai hidden file. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya Anda menampilkan semua hidden file pada komputer Anda. Caranya buka My Computer, kemudian pilih menu Tools -> Folder Options, lalu pilih tab View. Pada bagian "Hidden files and folders" pilih Show hidden files and folders. Lalu di bawahnya nonaktifkan pilihan Hide extensions for known file types dan Hide protected operating system files. Jika Anda menyembunyikan ekstensi file, Anda bisa saja salah mengklik sebuah file virus bericon Microsoft Word padahal berekstensi .exe. Jadi sebaiknya selalu periksa ekstensi file sebelum membukanya.

HIdden file dapat dibedakan dari file biasa karena warnanya yang transparan. Namun harus diingat bahwa tidak semua hidden file merupakan virus! Banyak juga system file dari Windows yang sifatnya hidden, jadi warnanya akan terlihat tembus pandang. Jangan sekali-kali menghapus file-file tersebut! Bisa-bisa komputer Anda crash nantinya. Jadi teliti dulu sebelum Anda menghapus file tersangka virus.

Langkah 3: Selalu periksa flashdisk Anda

Saat mencolokkan flashdisk ke komputer, selalu periksa apakah ada virus di dalamnya. Cara paling mudah dan aman adalah dengan menggunakan antivirus. Tapi karena menscan isi flashdisk biasanya lama sekali, saya punya cara lain untuk sekedar menghapus virus autorun.

Pertama, ada cara sederhana untuk mendeteksi keberadaan virus tertentu. Biasanya pada Windows Explorer flashdisk kita ditampilkan dengan icon drive biasa kan, mirip dengan icon drive C: pada komputer kita. Beberapa virus autorun mengubah icon flashdisk kita, yang paling banyak adalah menjadi icon folder. Jadi kalau tiba-tiba icon flashdisk Anda berubah padahal Anda tidak pernah mengubahnya, 99,9% flashdisk Anda mengandung virus!

Hal yang harus diingat adalah: ubah kebiasaan mengklik icon di panel utama Windows Explorer! Jika Anda mengklik icon tersebut, Windows akan mengaktifkan autorun yang terdapat di dalam drive sekalipun Anda sudah menonaktifkan autoplay. Cara yang aman adalah dengan mengklik icon kecil di panel Folder di sebelah kiri. (Jika tidak bisa melihat panel ini, klik pada toolbar Folders di bagian atas. Setelah masuk ke dalam flashdisk, periksa apakah ada file autorun.inf. Jika ada, berarti flashdisk Anda telah dimasuki virus! (perkecualian jika file tersebut dibuat sendiri oleh Anda..) Biasanya file autorun.inf ini disertai dengan sebuah file atau folder yang hidden. Jika Anda menemukannya, langsung hapus saja beserta dengan file autorun.inf tersebut. Kalau mau aman, sebaiknya coba scan lagi dengan antivirus.

Harap diingat bahwa cara di atas hanya manjur untuk virus-virus autorun. Untuk tipe virus yang menginfeksi file yang ada di flashdisk, seperti file .exe atau file .doc, mau tidak mau harus discan dengan antivirus. Tapi cara di atas cukup ampuh untuk mematikan virus autorun.

Akhir kata, semoga tips ini berguna bagi para pembaca dan dapat mengurangi penyebaran virus di Indonesia, terutama di warnet dan komputer umum yang sering menyulitkan saya :D

P.S.: jika tulisan ini cukup membantu Anda, jangan lupa memberikan rating :)

Amankan Komputer Anda dengan Software Antivirus Berikut

Loading

Komentar

submit

Pesan Sponsor

Buku-buku tentang antivirus

Loading

by

vangoz

I'm an undergraduate student studying in Informatics Engineering, ITB. Nice to meet you.

Feeling creative? Create a Lens!